Paradigma dan Visi Guru Penggerak
Refleksi Filosofis Pendidikan Nasional - Ki Hadjar Dewantara
Capaian Umum
Secara umum, capaian modul ini adalah:
- CGP mampu memahami pemikiran filosofis pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan melakukan refleksi-kritis atas korelasi pemikiran-pemikiran tersebut dengan konteks pendidikan lokal dan nasional pada saat ini.
- CGP mampu mengambil pembelajaran dari pemikiran filosofis Ki Hadjar Dewantara untuk diterapkan sebagai pemimpin pembelajaran yang mengupayakan terwujudnya sekolah sebagai pusat pengembangan karakter.
Capaian Khusus
Secara khusus, modul ini diharapkan dapat membantu Calon Guru Penggerak untuk mampu memiliki:
- Pengetahuan tentang dasar-dasar Pendidikan Ki Hadjar Dewantara (KHD),
- Keterampilan mengelola pembelajaran yang berpihak pada murid pada konteks lokal kelas dan sekolah,
- Sikap reflektif-kritis dalam menerapkan pembelajaran yang merefleksikan dasar-dasar Pendidikan KHD dalam menuntun murid mencapai kekuatan kodratnya.
Nilai dan Peran Guru Penggerak
Capaian yang Diharapkan
Modul ini diharapkan berkontribusi untuk mencapai kompetensi lulusan sebagai berikut:
- Guru Penggerak memahami peran dan alasan menjadi pemimpin pembelajaran.
- Guru Penggerak, melalui refleksi diri yang terdokumentasi, mampu secara reguler mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kompetensi dan kematangan diri demi mendukung pembelajaran murid.
- Guru Penggerak secara aktif menetapkan tujuan, membuat rencana, dan menentukan cara untuk mencapainya dalam meningkatkan kompetensi dan kematangan
Capaian Pembelajaran Umum
Secara umum, profil kompetensi yang ingin dicapai dari modul ini adalah Calon Guru Penggerak mampu:
- menumbuh-kembangkan Profil Pelajar Pancasila, nilai-nilai dan peran Guru Penggerak (GP) dalam dirinya sehingga mampu menumbuh-kembangkan Profil Pelajar Pancasila dalam diri murid-murid.
Capaian Pembelajaran Khusus
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diharapkan dapat menjadi guru penggerak yang mampu:
- memahami bahwa manusia memiliki daya untuk memilih (choice theory)
- memahami pentingnya menumbuhkan motivasi intrinsik
- memahami bagaimana otak triune, kebutuhan dasar manusia, dan perkembangan psikososial mempengaruhi bagaimana nilai-nilai tumbuh dalam diri seseorang
- memahami bagaimana nilai-nilai Guru Penggerak dapat menguatkan peran Guru Penggerak dalam membawakan perubahan pada ekosistem sekolah
- mengadopsi kebiasaan reflektif sebagai Guru Penggerak
Visi Guru Penggerak
Capaian Umum
Secara umum, profil kompetensi yang ingin dicapai dari modul ini adalah calon guru penggerak mampu:
- merumuskan visi yang menggerakkan hati dan kolaborasi dalam menumbuhkembangkan profil pelajar pancasila pada murid-murid.
- mengupayakan pencapaian visi melalui prakarsa perubahan yang positif dan apresiatif.
Capaian Khusus
Secara khusus, modul ini diharapkan dapat membantu calon guru penggerak untuk dapat:
- mengartikulasikan profil pelajar pancasila dalam kalimat visi
- merumuskan kalimat visi yang menggerakkan hati dan kolaborasi,
- menentukan prakarsa perubahan yang menantang, bermakna, kontekstual, dan relevan,
- memahami bahwa prakarsa perubahan adalah bagian dari upaya untuk mencapai visi yang telah dirumuskan,
- membuat rencana prakarsa perubahan di tempat di mana mereka berkarya menggunakan paradigma dan model inkuiri apresiatif,
- menjalankan rencana prakarsa perubahan di tempat di mana mereka berkarya menggunakan paradigma dan model inkuiri apresiatif.
Budaya Positif
Kompetensi Lulusan yang Dituju
Modul ini diharapkan berkontribusi untuk mencapai kompetensi lulusan sebagai berikut:
- Guru Penggerak memahami pentingnya mengetahui kebutuhan belajar dan lingkungan yang memfasilitasi seluruh individu di sekolah agar dapat meningkatkan kompetensinya secara aman dan nyaman.
- Guru Penggerak mampu menggerakkan komunitas sekolah untuk bersama-sama mengembangkan dan mewujudkan visi sekolah yang berpihak pada murid dan berlandaskan nilai-nilai kebajikan universal.
Capaian Pembelajaran Umum
Secara umum, capaian modul ini adalah:
- CGP mampu memahami konsep pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara dihubungkan dengan konsep budaya dan lingkungan positif di sekolah yang berpihak pada murid.
- CGP mampu melakukan evaluasi dan refleksi tentang praktik disiplin dalam pendidikan Indonesia secara umum untuk mendapatkan pemahaman baru mengenai konsep disiplin positif untuk menciptakan murid dengan profil pelajar Pancasila.
- CGP mampu memahami perannya sebagai guru untuk membangun budaya positif dengan menerapkan konsep disiplin positif dalam berinteraksi dengan murid.
Capaian Pembelajaran Khusus
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta diharapkan dapat menjadi guru penggerak yang mampu:
- Menjelaskan konsep budaya positif yang berdasarkan pada konsep perubahan paradigma stimulus respons ke teori kontrol serta nilai-nilai kebajikan universal yang dijabarkan penerapannya pada modul ini.
- Menjelaskan konsep makna disiplin, keyakinan kelas, hukuman dan penghargaan, 5 kebutuhan dasar manusia, Restitusi dengan 5 posisi kontrol guru serta segitiga restitusi dan menerapkannya dalam ekosistem sekolah yang aman, dan berpihak pada murid.
- Menyusun strategi-strategi aksi nyata yang efektif dengan mewujudkan kolaborasi beserta seluruh pemangku kepentingan sekolah agar tercipta budaya positif yang dapat mengembangkan karakter murid.
- Menganalisis secara reflektif dan kritis penerapan budaya positif di sekolah dan mengembangkannya sesuai kebutuhan sosial dan murid.