Portofolio Waone

Lokakarya Orientasi

      • Waktu: Minggu pertama
      • Pemahaman bermakna: Proses belajar di Pendidikan Guru Penggerak merupakan perjalanan pengembangan kompetensi dan dilakukan dengan melibatkan ekosistem sekolah
      • Produk yang dihasilkan:
        • Kesepakatan Peran CGP dan Kepala Sekolah
        • Peta posisi diri
        • Rencana Pengembangan Kompetensi CGP

          Lokakarya Orientasi

      TUJUAN BELAJAR

      • Calon Guru Penggerak (CGP) memahami program Pendidikan Guru Penggerak (alur, peran tim pendukung, kompetensi lulusan)
      • CGP mengidentifikasi posisi diri pada Kompetensi Guru Penggerak
      • CGP dapat membuat rencana pengembangan kompetensi diri Guru Penggerak, berikut dukungan yang diperlukan, dan tantangan yang mungkin terjadi
      • CGP memahami pentingnya membuat portofolio, tahapan dan contoh portofolio sebagai bagian dari pengembangan kompetensi
loka1h
loka1f

Lokakarya 1

Lokakarya 1
Waktu: Bulan ke-1
  • Pemahaman bermakna: Komunitas Praktisi sebagai wadah untuk mengembangkan kompetensi pemimpin pembelajaran dalam menggerakkan ekosistem pendidikan.
  • Produk yang dihasilkan: Pemetaan komunitas praktisi yang sudah ada untuk mengoptimalkan perannya sebagai guru penggerak.

TUJUAN BELAJAR

  • Peserta dapat menjelaskan hubungan mindset pemimpin pembelajaran di konteks sekolah
  • Peserta dapat menjelaskan pentingnya dan manfaat komunitas praktisi baik untuk dirinya sendiri dan lingkungan belajar
  • Peserta dapat menjelaskan konsep, filosofi dan prinsip komunitas praktisi sebagai bagian dari peran guru penggerak
  • Peserta dapat mengidentifikasi dan memetakan komunitas praktisi yang sudah ada 
  • Peserta dapat mengaitkan komunitas praktisi yang sudah ada untuk mewujudkan filosofi, nilai dan peran guru penggerak.
loka1b
loka1d

Lokakarya 2

    • Lokakarya 2

      • Waktu: Bulan ke-2
      • Pemahaman bermakna: Visi guru penggerak mengenai lingkungan belajar yang positif melandasi proses pengembangan kodrat murid yang selamat dan bahagia
      • Produk yang dihasilkan:
        • Rencana terkait prakarsa perubahan yang terbaru level diri yang sudah diberikan umpan balik oleh Calon Guru Penggerak lain
        • Rencana terkait strategi penyampaian disiplin positif di kelas dan konteks sekolah yang sudah diberikan umpan balik oleh Calon Guru Penggerak lain yang terbaru

      Tujuan Belajar

      • Peserta dapat menjelaskan perkembangan/kemajuan prakarsa perubahan level diri (Aksi Nyata modul 1.3) serta memperbaharui rencana berdasarkan umpan balik Calon Guru Penggerak lain
      • Peserta dapat menjelaskan rencana penyampaian disiplin positif di kelas dan strategi penerapan di sekolah (Aksi Nyata modul 1.4) serta memperbaharui rencana berdasarkan umpan balik Calon Guru Penggerak lain
      • Peserta dapat menunjukkan kemampuan mempraktikkan Segitiga Restitusi dalam penerapan disiplin positif
      • Peserta dapat menunjukkan kemampuan dalam memandu pembuatan Keyakinan Kelas
loka2a
loka2b
loka2d
loka2e
loka3a
loka3d

Lokakarya 3

Lokakarya 3

  • Waktu: Bulan ke-3
  • Pemahaman bermakna: Penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan sosial emosional memungkinkan guru untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran.
  • Produk yang dihasilkan:
    • Hasil refleksi dari simulasi dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi. 
    • Hasil refleksi dari Praktik mindfulness dan integrasi 5 kompetensi sosial emosional dalam praktik mengajar. 
    • Strategi berbagi pengalaman belajar dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional

TUJUAN BELAJAR

  • Calon Guru Penggerak mampu mendemonstrasikan pemahaman mereka tentang pembelajaran berdiferensiasi.
  • Calon Guru Penggerak mampu mendemonstrasikan pemahaman mereka mengenai mindfulness dan integrasi 5 kompetensi sosial emosional dalam praktik mengajar.
  • Calon Guru Penggerak merencanakan strategi berbagi dengan rekan sejawat mengenai pembelajaran berdiferensiasi dan kompetensi sosial emosional.
Loka3b
loka3c

Lokakarya 4

Lokakarya 4

  • Waktu: Bulan ke-4
  • Pemahaman bermakna: Coaching adalah sarana untuk mengidentifikasi kekuatan dan merencanakan strategi perbaikan diri dalam proses pembelajaran yang berpihak pada murid
  • Produk yang dihasilkan:
    • Hasil identifikasi kekuatan, area pengembangan dan umpan balik guru/rekan sejawat
    • Rencana perbaikan dan strategi pengembangan proses pembelajaran yang berpihak pada murid

 TUJUAN BELAJAR

 

  • Peserta mampu menunjukkan kemampuan coaching yang dimilikinya
  • Peserta mampu mengidentifikasi kekuatan, area pengembangan dan menyusun rencana perbaikan dalam proses pembelajaran yang berpihak pada murid
  • Peserta mampu menunjukkan kemampuan melakukan rangkaian supervisi akademik dengan menggunakan pola pikir coaching
WhatsApp Image 2024-04-19 at 22.22.55
lok5a
loka5d

Lokakarya 5

Lokakarya 5

  • Waktu: Bulan ke-5
  • Pemahaman bermakna: Menjalankan tahapan inkuiri apresiatif (BAGJA) membantu Calon Guru Penggerak dalam merancang program berorientasi pada kepemimpinan murid (student agency) dengan mengoptimalkan aset yang dimiliki sekolah.

  • Produk yang dihasilkan
    • Rencana tindak lanjut tahapan B (Buat pertanyaan), A (Ambil pelajaran), dan G (Gali mimpi) dari tahapan BAGJA untuk merancang program yang berpihak pada murid. 
    • Strategi pelibatan aktor dalam fase gali mimpi.
    • Rencana program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program.

TUJUAN BELAJAR

1)  Calon guru penggerak mampu memaknai data yang diperoleh dalam tahapan B (Buat pertanyaan) dan A (Ambil pelajaran) untuk menjadi informasi dalam merancang fase Gali mimpi.

2) Calon guru penggerak dapat menentukan aktor-aktor yang akan dilibatkan dalam fase gali mimpi sekaligus menyusun strategi pelibatan aktor tersebut.

3)  Calon guru penggerak dapat mulai membuat perencanaan program bagian Judul Program atau kegiatan, latar belakang, dan tujuan program

loka5c
loka5b

Lokakarya 6

Lokakarya 6

  • Waktu: Bulan ke-6
  • Pemahaman bermakna: Dalam mengembangkan program sekolah yang berpihak pada murid diperlukan prakarsa perubahan yang mengedepankan pelibatan warga sekolah serta pengembangan diri yang berkelanjutan

  • Produk yang dihasilkan
    • Rencana kerja pengembangan program sekolah yaitu tahapan J (Jabarkan Rencana) dan A (Atur Eksekusi) pada BAGJA
    • Hasil identifikasi kekuatan diri
    • Rencana pengembangan kompetensi diri sebagai pemimpin pembelajaran.

TUJUAN BELAJAR

  • Peserta menghasilkan rencana kerja 1 tahun untuk pengembangan sekolah
  • Peserta dapat mengidentifikasi kekuatan dirinya yang mendukung program sekolah
  • Peserta dapat menyusun rencana penguatan kompetensi diri untuk mendukung program sekolah
WhatsApp Image 2024-04-13 at 16.05.38 (1)
WhatsApp Image 2024-04-13 at 16.05.44 (2)

Lokakarya 7

Lokakarya 7

  • Waktu: Bulan ke-7
  • Pemahaman bermakna: Perubahan positif di lingkungan belajar sekolah merupakan tanda keberhasilan dari program guru penggerak serta kerjasama berbagai pihak.

  • Produk yang dihasilkan
    • Rangkuman materi kunci per sub modul, yang dikaitkan dengan perubahan perilaku dan nilai guru penggerak untuk “berpihak pada murid” (dipaparkan di kelas berbagi)
    • Ringkasan ide pengembangan program berdasarkan masukan dan info dukungan pengunjung
    • Persiapan: media presentasi praktik baik di lingkungan belajar sekolah dan paparan untuk kelas berbagi

TUJUAN BELAJAR

  • CGP dapat menjelaskan proses yang dialami dan praktik baik yang didapatkan dalam mengembangkan program yang berdampak pada murid
  • CGP dapat menjelaskan saran untuk pengembangan program dari para pengunjung
  • CGP dapat membagikan hasil pembelajaran selama 6 bulan dan dampaknya terhadap diri kepada undangan lokakarya (Kepala Sekolah, Dinas pendidikan, Komunitas daerah)
loka7a
loka7b
loka7d
loka7c
Scroll to Top